Selamat Datang,

Mulai !

Mengapa memilih kami?

Klinik Widya Husada terus mengabdikan diri untuk menawarkan kemajuan layanan kepada pasien. Pasien dilayani oleh dokter, perawat, dan tenaga yang profesional dan menyenangkan. Dan dengan didukung oleh teknologi kedokteran mutakhir, kami yakin akan selalu menjadi pilihan terbaik untuk Anda dan keluarga.

Profil

Klinik Widya Husada berada di Kampus A, di kelola oleh tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, perawat dan bidan. Klinik ini melayani kebutuhan kesehatan mahasiswa, dosen, karyawan, dan masyarakat umum. Layanan yang disediakan adalah Poli umum, Poli gigi dan mulut. Sejak 2014 klinik Widya Husada melayani BPJS. Jam pelayanan pada pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Visi dan Misi

Visi 

Memberikan Pelayanan Kesehatan yang Paripurna dan Berkualitas

Misi

1. Menyediakan tenaga-tenaga kesehatan yang terampil dan handal baik Dokter Umum, Dokter Gigi, bidan dan Paramedis

2. Menyediakan infrastruktur bangunan yang memenuhi standar pelayanan kesehatan

3. Menyediakan peralatan kesehatan yang berkualitas untuk menunjang berbagai tindakan medis

4. Mengikutksertakan karyawan dalam berbagai pelatihan dan seminar untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya dalam bidang kesehatan

5. Menyediakan perbekalan farmasi yang dapat memenuhi kebutuhan obat pada pelayanan kesehatan dasar

6. Menyediakan pelayanan Laboratorium Klinik (kerjasama dengan pihak ketiga) yang memenuhi standar dan dapat menunjang pelayanan medis.

7. Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada peserta BPJS Kesehatan

Layanan

Pelayanan Umum

Jenis layanan kesehatan umum ini mencakup pemeriksaan dasar, pengobatan, imunisasi, konsultasi medis, serta penanganan kondisi kesehatan ringan hingga sedang bagi masyarakat.

Pelayanan Gigi

Jenis layanan kesehatan gigi meliputi pemeriksaan, pembersihan, penambalan, pencabutan, perawatan gigi berlubang, serta edukasi kebersihan mulut dan gigi.

Unit Gawat Darurat

Jenis layanan Unit Gawat Darurat meliputi tindakan cepat untuk menangani situasi medis mendesak seperti trauma, sesak napas, atau perdarahan, dengan fokus pada penstabilan kondisi pasien sebelum dirujuk ke rumah sakit jika diperlukan

Ante Natal Care dan Post Natal Care

Pemeriksaan kesehatan ibu dan janin selama kehamilan, serta pemantauan kesehatan ibu dan bayi setelah persalinan untuk memastikan pemulihan dan tumbuh kembang yang optimal.

Laboratorium Kesehatan

Mencakup pemeriksaan diagnostik seperti tes darah, urine, dan pemeriksaan sampel lainnya untuk mendeteksi kondisi kesehatan, mendukung diagnosis, serta memantau efektivitas pengobatan

Penyakit Tidak Menular

Pengertian

Penyakit tidak menular (PTM) merujuk kepada jenis penyakit yang tidak disebabkan oleh patogen dan tidak dapat ditularkan dari satu individu ke individu lain. Mereka biasanya terkait dengan faktor gaya hidup, lingkungan, dan faktor genetik.

Contoh

Beberapa contoh penyakit tidak menular yang umum meliputi:

  • Penyakit Jantung Koroner
  • Stroke
  • Kanker
  • Diabetes tipe 2
  • Penyakit Paru-paru Kronis
  • Penyakit Ginjal Kronis
  • Penyakit Autoimun (contohnya lupus)
  • Obesitas
  • Penyakit Alzheimer dan Demensia
  • Gangguan Mental (seperti depresi dan kecemasan)

Dampak

Penyakit tidak menular memiliki dampak yang signifikan pada individu dan masyarakat. Mereka seringkali berujung pada kualitas hidup yang buruk dan kematian prematur. Selain itu, PTM juga membebani sistem perawatan kesehatan dan ekonomi negara karena biaya perawatan yang tinggi.

Cara Mengobati

Pengobatan penyakit tidak menular bervariasi tergantung pada jenis penyakit. Ini dapat mencakup penggunaan obat-obatan, prosedur medis, terapi fisik, dan perubahan gaya hidup. Misalnya, pengobatan untuk penyakit jantung dapat mencakup obat-obatan, kateterisasi, atau operasi bypass jantung.

Pencegahan

Pencegahan adalah kunci utama dalam mengatasi penyakit tidak menular:

  1. Perubahan Gaya Hidup: Adopsi pola makan seimbang, rutin berolahraga, menghindari konsumsi tembakau, dan membatasi konsumsi alkohol.
  2. Pemeriksaan Kesehatan Rutin: Pemeriksaan medis berkala untuk mendeteksi penyakit lebih awal.
  3. Pendidikan Kesehatan: Masyarakat perlu diberi informasi tentang pentingnya pencegahan dan perubahan gaya hidup sehat.
  4. Kontrol Faktor Risiko: Mengontrol faktor risiko seperti tekanan darah, kadar gula darah, dan berat badan.
  5. Imunisasi: Beberapa NCDs dapat dihindari dengan vaksinasi, seperti vaksin HPV yang dapat mencegah kanker serviks.
  6. Pengelolaan Stres: Manajemen stres dan dukungan mental juga penting dalam pencegahan NCDs.

Pencegahan adalah langkah utama dalam mengatasi penyakit tidak menular, dan kesadaran akan risiko dan langkah-langkah pencegahan adalah kunci dalam mengurangi dampak penyakit ini pada individu dan masyarakat.

Artikel

Diabetes Mellitus: Pengertian, Gejala, Penyebab, dan Pencegahan

Pendahuluan: Diabetes Mellitus, atau yang dikenal sebagai diabetes, adalah penyakit kronis yang mempengaruhi cara tubuh mengelola gula darah. Diabetes dapat memengaruhi siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan dapat memiliki dampak serius pada kesehatan jangka panjang [...]

Selengkapnya...

Jantung Koroner: Penyakit yang Mempengaruhi Jantung dan Kesehatan Kardiovaskular

Jantung koroner, juga dikenal sebagai penyakit arteri koroner (PJK) atau penyakit jantung iskemik, merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang umum dan serius. Penyakit ini terjadi ketika pembuluh darah koroner, yang bertugas menyuplai oksigen dan nutrisi ke jantung, mengalami penyumbatan atau p [...]

Selengkapnya...

Kanker: Penyakit Mematikan yang Perlu Kita Pahami

Kanker merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti di dunia. Ini bukan hanya karena tingkat kematian yang tinggi, tetapi juga karena dampaknya yang melibatkan aspek fisik, mental, dan emosional. Artikel ini akan membahas secara umum mengenai kanker, termasuk pengertian, penyebab, jenis-jenis, g [...]

Selengkapnya...

Kontak

Telp: (0341) 438295

Email:klinikwidyahusada12@gmail.com